Polisi langka


Tiga tahun yang lalu, saat masih kuliah di universitas swasta di jakarta, saya ”bertemu” peristiwa lucu dan berkesan. Saat itu saya bergabung di suatu organisasi, sebagai tingkat komisariat. Sewaktu akan diadakan milad, bersama beberapa teman saya ditunjuk jadi penanggung jawab bazar buku,. Padahal hari yang disepakati kami pun mengajukan proposal kerjasama ke beberapa penerbit.

Ada beberapa penerbit yang akan kita datangi. Saya kebagian jatah mendatangi penerbit di daerah kalibata, jakarta selatan. Mengendarai sepeda motor, saya pun meluncur ke kalibata. sesampainya di perempatan pancoran, kebetulan lampu lalu lintas berwarna kuning. Dengan anggapan dapat melewatinya sebelum lampu merah menyala, saya segera melaju. Tapi perkiraan saya meleset. Lampu merah keburu menyala, dan saya terlanjur bablas.

Tak pelak lagi, seorang Polisi yang tiba-tiba muncul langsung mengejar saya. Sekitar 200 meter dari lokasi, saya putuskan berhenti. Saya sadar bahwa saya yang salah. Pak Polisi turun dari motor, langsung menanyakan sura-surat. Semuanya lengkap. Lantas ia bertanya, ”kamu menerobos lampu merah?”

Saya memilih bersikap jujur saja, seperti yang selama ini saya coba lakukan. saya jawab tanpa basa-basi, ”Ya Pak, saya menerobos dengan alasan tanggung Pak!” Tanpa diduga, mendengar jawaban saya yang apa adanya, Polisi itu tidak menilang, apalagi mengajak ”damai”. Ia cuma meminta saya merapikan karet pinggiran helmnya yang terlepas,. Spontan saya berkata,”Pak helmnya dilepas dulu, biar gampang betulinnya.”Tapi ia menjawab,” Tidak usah.”

Ya sudah, sayacoba rapikan hingga ke posisi semula, tanpa helmnya dibuka. Sehabis itu tanpa hal lain, Polisi itu mempersilahkan saya melanjutkan perjalanan. Sebagai tanda gembira dengan sikapnya, saya ucapkan terima kasih disertai jabat tangan. Dengan tersenyum saya tinggalkan Polisi itu dan melanjutkan perjalanan.

Itulah sepenggal cerita, buah kejujuran yang pernah saya alami. Buat apa berkata dusta kalau kita bisa berkata jujur.Salut dan angkat topi buat Pak Polisiyang, sayangnya, tidak saya ingat lagi namanya. Tampaknya ia layak di juluki,”Polisi” LANGKA…Dan semoga lebih banyak lagi polisi langka tersebut. dan jadinya Polisi banyak dech….!!!

Iwansan Bekasi

Iklan

2 comments on “Polisi langka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s