Do’a Bersin ”Berbuah” Pernikahan

1 08 2007

Kewajiban Muslim pada Muslim lainnya ada enam, diantaranya kalau ada yang bersin, ia mendo’akan. Berawal dari kesadaran ini, seorang saudara saya -ibu dari beberapa orang putra-putri ”menemukan” jodoh buat putrinya.

Kisahnya, beberapa tahun yang lalu, bersama seorang putrinya ia mengadakan perjalanan naik kereta api ke jakarta. Mereka harus menginap semalaman di kereta sebelum sampai di setasiun Gambir, jakarta. Di depan kursi mereka, duduk seorang ibu setengah baya, sendirian. Sejak awal perjalanan mereka tidak bertegur sapa. Hal ini berlanjut terus sampai malam hari. Sementara hawa malam yang dingin mulai terasa, dan para penumpang mulai mengantuk, malah ada yang sudah tertidur. Saudara saya dan putrinya pun sudah terkantuk-kantuk.

Tiba-tiba, terdengar suara keras, ”Haaatschi!” Disusul ucapan, ”Alhamdulillah” Ternyata ibu yang duduk didepan mereka bersin, dan membaca hamdalah. Saudara saya dan putrinya langsung hilang kantuknya saking kagetnya. Mereka menjawab, ”yarhamukillah..”

Mereka jadi saling tersenyum. Lantas mulailah tegur sapa yang hangat. Seterusnya, ada saja bahan pembicaraan, sampai-sampai lebih banyak mengobrol dari pada tidur. Tak lupa mereka bertukar alamat. Hingga tidak terasa waktu subuh tiba. Mereka pun shalat subuh di kereta api.

Tak lama kemudian, mereka tiba di stasiun Gambir.Saat itu muncul rasa berat untuk berpisah. Ibu itu sempet berpesan, ”jangan lupa yah, bersilaturrahmi.” Setelah itu, mereka beberapa kali bersilaturrahim, dan terjalinlah tali persahabatan.

Hingga munculah keinginan untuk berbesanan. Saudara saya ingin menikahkan anak perempuan yang ikut dengannya di kereta dengan anak lelaki ibu itu. Subhanallah, ternyata setelah kedua anak mereka bertemu, yang ada memang kecocokan. Keduanya dengan senang hati ingin menikah. Alhasil, jadilah kedua ibu itu berbesanan.

Peristiwa itu nampaknya sangatlah pas buat menunjukan, amal baik akan membawa kebaikan pula. Setidaknya buat saya, yang mendengarkan kisah itu sambil tersenyum-senyum, seperti nonton drama yang sangat hikmah, tapi kali ini drama itu ada di kehidupan nyata.

Jum’ati, Pekalongan.





Jauhi Seks Bebas Dan Narkoba

30 07 2007

Epidemi AIDS di indonesia sudah berlangsung hampir 20 tahun namun diperkirakan masih akan berlangsung terus dan akan memberikan dampak yang tidak mudah diatasi. Menurut etimasi Nasional tahun 2006 di Indonesia terdapat 169. 000 Sampai 216.000 orang yang tertular HIV, dan akan menjadi satu juta orang dalam 10 tahun, kalau kita tidak segera melakukan upaya penanggulangan serius serta didukung oleh semua pihak.

Saat ini sebagian besar kasus HIV dan AIDS terjadi dikalangan pengguna narkoba suntik, karena penggunaan jarum suntik bergantian yang tidak steril, Selain itu hubungan sex berganti ganti pasangan tanpa menggunakan pengaman juga menjadi penyebab epidemi ini bertambah . HIV dan AIDS sudah masuk dalam keluarga, istri tertular suami serta anak tertular dari ibunya.

Hal ini sangat memprihatinkan angka-angka pengidap penyakit berbahaya ini terus bertambah, tugas kita sekarang adalah bagaimana mendukung upaya penanggulangan yang dilakukan oleh pemerintah, PMI, LSM, serta pihak-pihak lainnya.Untuk lebih mendukung upaya penanggulangan AIDS ini, tindakan nyata yang harus kita lakukan dalam melindungi diri dari penularan HIV AIDS dengan cara :

1. lakukan seks yang aman dengan tidak melakukan hubungan seks sebelum waktunya, setia pada pasangan, dan jangan berhubungan seks bukan dengan pasangan.

2. Hindari menggunakan narkoba terutama suntik atau bergantian alat suntik yang tidak steril.

3. Perlakukan orang yang hidup dengan HIV dan AIDS setara, karena mereka memiliki hak dan peranan yang sama dalam masyarakat.

Dan selalu mendekatkan diri pada Allah S.W.T dan selalu menjalankan semua perintah-perintahnya dan menjauhi semua larangan-laranganya…Amien.

S.Wahyono/ft.Ks





Hello world!

27 04 2007

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!